PEREMPUAN-PEREMPUAN DIEKSEKUSI

Seperti perempuan-perempuan dieksekusi
zaman perang atau revolusi
Melki Bureni di Merbaun
dan Sarlotha Kopi Lade Sabu Raijua
dalam tahanan tanpa dosa
darah tidak berharga
maruah di bawah tangga
perlecehan seksual dan perkosa
di era penjajahan berleluasa
lebih sengsara dari penderaan melinium ini
dari hidup baik mati

Di Filipina, Burma, Vietnam dan Kemboja
Thailand, Tanah Melayu serupa saja
perperangan adalah petaka
politik adalah penjara
ideologi adalah bara
menikam jantung kemanusiaan
membunuh kebenaran
meleburkan keharmonian

Aku teringat Shamsiah Fakeh
dan entah berapa perempuan lain diperlekeh
revolusi tak pernah bertimbang rasa
perempuan-perempuan jadi mangsa
para lelaki jadi kuda
ditunggang jiwanya
dirantai pendiriannya
perang memang kejam
tak peduli siapa kalah siapa menang

Lalu kita sekarang bagaimana
kemerdekaan sudah digenggam lama
sepatutnya kita sudah tenteram
hidup tenang
di bawah cahaya aram temaram
bukan mengulangi sejarah pahit
luka lama pun belum terjahit
hendak ke mana sebenarnya
atau memang nyawa rakyat tidak berguna
politik lebih penting dari persaudaraan
hingga hilang pertimbangan

RM
4.2.2021
Cheras Prima

Leave a Reply

Your email address will not be published.

FILEM ITU II

05/02/2021

error

Anda suka laman web ini? Kongsikan dengan rakan anda...

Hantar E-mel
YouTube
Instagram